Kesepian menjadi kawan diwaktu siang dan menjelma menjadi mimpi buruk diwaktu malam

Laksana kaum pecinta, air mataku yang bening dan jernih menetes karena merindukan kekasih hati yang tak kunjung datang untuk melantunkan syair cinta nan indah menjadi doa-do`a harapan akan anugerah

Walau hati gelisah tak menentu tidak pula aku berkeluh, aku tetap penuh dalam harap berangan memetik dawai gitar yang mengalunkan melody cinta bagai simphoni surgawi

Aku laksana raja rimba yang mencari mangsa dipadang belantara diantara binatang-binatang liar
Aku menjelajah mencari kebahagiaan yang hilang dari angan
Cinta dan keanggunan adalah bunga kehidupan terindah yang mampu menggetarkan perasaaan
Namun apalah arti keanggunan jika cinta yang menyebabkan aku merindu tak pernah ku miliki

Apalagi yang diharapkan oleh seorang lelaki seperti diriku selain memperoleh pendamping yang akan membuat kehidupan menjadi bahagia

Perempuan adalah mutiara yang akan membuat pria berkilau laksana cahaya, berpijar dengan sinar yang kemilau, membuat dirinya semakin indah cemerlang

Tanpa kekasih tiada yang bisa aku banggakan pada leluhurku
Tanpa cinta, apalagi yagn aku bahagiakan dari keturunan Adam selain penderitaan dan kesengsaraan

Bagiku, cinta .. bagai musafir melihat mentari fajar setelah semalaman dicekam ketakutan
Bagiku, cinta .. bagai cendawan yang berisi anggur menghangatkan bibir yang gemetar karena kehausan